Hallo!

Klik salah satu tim kami di bawah untuk mengobrol di WhatsApp atau mengirim email kepada kami klik disini

Programmer Customer Service 1
62895623526803
Optimization Customer Service 2
6282377754543
Hubungi kami dari pukul 00:09 sampai pukul 21:00
Hallo gan! Ada yang bisa kami bantu?

Iklan Billboard 970x250

Ini Tips Menawar Harga di Pasar Tradisional Buat Kamu yang Jarang Belanja

Ini Tips Menawar Harga di Pasar Tradisional Buat Kamu yang Jarang Belanja

Image result for pasar tradisional
Belanja kebutuhan sehari-hari di pasar terkadang menjadi hal yang menakutkan bagi sebagian orang. Terutama bagi mereka yang amat-sangat-jarang-sekali melakukannya dan lebih sering belanja di pasar modern. Kekhawatiran akan tempat yang kumuh, kotor, bau, dan hal-hal jorok yang berlawanan dengan kondisi pasar modern. Atau takut jika penjual di pasar tradisional memberi harga yang tinggi. Belum lagi masalah keamanan. Alasan-alasan itu biasanya cukup membuat orang-orang berangkat ke supermarket yang jaraknya lebih jauh daripada pasar dekat rumah.
Padahal, berbelanja kebutuhan di pasar nggak semenakutkan itu kok. Ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan jika berbelanja di pasar, yang tidak akan didapatkan di supermarket. Misalnya saja, kamu bisa mengetahui berita terbaru di sekitar lingkungan kamu melalui pedagang-pedagang yang bertukar kabar (baca : bergosip). Berbelanja di pasar juga meningkatkan kemampuan interaksi sosialmu loh, karena mau tidak mau, kamu harus berkomunikasi walaupun sebatas bertanya harga. Nah, teruntuk kamu-kamu yang khawatir dan takut berlebihan, coba deh terapkan tips-tips berikut.

Belilah Kebutuhanmu dalam Jumlah Banyak

Para pedagang di pasar biasanya memasang harga lebih tinggi jika dagangan yang mereka jual dibeli secara ecer. Misalnya, satu kilo bawang putih harganya Rp38.000,-. Jika dibeli sebanyak seperempat kilo mereka akan menaikkan harga menjadi Rp40.000,- perkilonya untuk mengembalikan modal. Sudah tahu bukan untuk dapat harga yang lebih murah, tentunya beli sekalian dalam jumlah besar. Hitung-hitung untuk persediaan kebutuhan di rumah agar tak terlalu sering belanja.

Datang ke Pasar Menjelang Siang

Kenapa harus menjelang siang? Kenapa tidak pagi saja? Bukannya rezeki itu harusnya dijemput pagi-pagi? Wah kalau di pasar, rezeki harga miring untuk keperluanmu sih, biasanya diperoleh saat hari menjelang siang. Saat para pelapak mulai berkemas pulang, jika masih ada pembeli yang datang, barang yang akan kamu dapatkan biasanya jauh lebih murah daripada di awal hari. Akan tetapi resikonya tidak semua yang kamu inginkan masih tersedia di siang hari. Terutama untuk jenis sayuran hijau seperti bayam dan kangkung.  
"Tahu masih ada, Bu?"
"Oh ini masih, Nduk. Butuh berapa?"
"Dua bungkus. Berapaan ini harganya?"
"Ndak sekalian tiga bungkus aja po, Nduk? Ini sebungkus dua ribu. Tapi kalo dibawa semua lima ribu aja. Udah mau tutup soalnya,"
"Wah boleh deh, saya beli tiga bungkus,"

Pakai Strategi 'Tarik Ulur' 

Bukan hanya pedekate ke gebetan aja yang perlu strategi tarik ulur. Menawar harga ke pedagang di pasar juga punya strategi tarik ulur. Saat pedagang menyebut harga yang kamu rasa terlalu tinggi, tawarlah beberapa ribu lebih rendah. Jangan lupa bilang kalau kamu beli dalam jumlah banyak. Kalau pedagangnya keukeuh, segera tinggalkan. Setelah beberapa langkah, biasanya kamu akan dipanggil kembali.
"Kentang satu kilo berapa, Bang?"
"Sembilan belas, Neng,"
"Wah kok mahal, Bang. Lima belas boleh? Saya beli dua kilo,"
"Tujuh belas aja, Neng,"
"Nggak bisa lima belas, Bang? Yaudah deh," (melangkah pergi)
(Beberapa saat kemudian) "Eh Neng, lima belas boleh deh. Dua kilo kan? Sini sini."

Tawar dengan Perbedaan Harga yang Wajar

Harga yang dipatok penjual di pasar sebenarnya tidak saklek harus kamu terima kok. Kamu bisa banget menawar harga lebih rendah dari yang ditentukan sampai kamu dan penjual menemukan kata sepakat. Akan tetapi penawaran kamu harus dalam taraf wajar. Perbedaan harga sebesar 2000-3000 biasanya masih bisa ditoleransi. Pedagang juga nggak akan sungkan memberi lebih murah jika kamu menerapkan tips yang pertama di atas, yaitu membeli dalam jumlah banyak. Jangan sampai nih ya, kamu menawar setengah harga, sudah begitu yang kamu beli cuma setengah kilo. Kamu bakal jadi blacklist buyer seantero pasar.
"Cabai rawit berapa, Mbak?"
"Empat sembilan ribu sekilonya,"
"Empat puluh aja boleh nggak?"
"Mau beli berapa?"
"Seperempat,"
(Penjual tersenyum simpul) "Masnya cari penjual lain aja ya,"
Ayo, mulai sekarang singkirkan gambaran pasar tradisional yang kotor jauh-jauh dari pikiranmu. Sekarang sudah tidak zamannya pasar tradisional jadi sarang penyakit dibandingkan pasar modern. Dan bicara soal harga, kamu bisa melihat perbedaan yang cukup signifikan antara pasar tradisional dengan swalayan langgananmu. Oh ya, tips di atas tidak perlu kamu praktekkan semuanya. Sesuaikan saja dengan kebutuhanmu. Lagipula harga barang-barang di pasar biasanya sudah amat sangat murah. Belum lagi jika penjual yang kamu temui sudah tua. Selamat berbelanja.

 

 

Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts

0 Comments

Iklan Tengah Post

Total Pageviews